Membereskan yang terserak
Bismillah.. Bumi Allah pukul 05:59 WIB Setelah menyelesaikan beberapa lembar dari surah Al Kahfi di jumat pagi ini, kuputuskan untuk membereskan yang terserak. Sayangnya bukan cucian bersih dari keranjang yg harusnya segera kulipat rapih, melainkan pikiran-pikiranku yg terserak selama ini. Kenapa ngga pernah diberesin, sih? Bukannya ngga pernah ya.. tapi memang ngga bisa selalu ada waktu untuk "beresinnya". Apa pasal? Karena pada saat kamu memutuskan berumah tangga dan memiliki anak (-anak) maka semua tentangmu akan berkurang sekian persen. Maka beberapa hal tentangmu juga luput diperhatikan. Sesuatu yang buruk? Ngga juga ya.. Positifnya hidup bukan selalu berpusat padamu jadi ya ngga mudah memikirkan hal-hal remeh yang ga sesuai lah. Negatifnya mungkin seperti yang sekarang aku alami. Pikiran kurang tertata. Pada porsi yang wajar tentunya, ya.. Tinggal itu hal negatifnya kucari jalan keluarnya. Dengan pillow talk dengan suami? Tentu. Namun ini ngga begitu mulus setiap malam...