Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2017

Refleksi menuju 23

Kelak kita akan bertemu di waktu dan kesempatan yang tepat, bukan hari ini, tidak kali ini. Dengan hati yang lebih lapang. Niat yang telah diperbaiki.  Karena, ujian sebenarnya terletak pada bagaimana kita lebih percaya kepada Allaah, melibatkan-Nya; Pada apa-apa yang dicemaskan.  Untuk apa-apa yang ternyata belum selesai.  Sibuklah, berkaryalah, kejarlah apa yang sempat tertinggal. Lari. Raih, Widia! -The end of 22-
Sejak malam ini Kuputuskan untuk Berhenti Berharap Diapresiasi Olehnya Lupakan "terima kasih" Lupakan "maaf" Lupakan "tolong" Terlebih, Lupakan "jika tanpa kamu" Dan.. Ya jelas, lupakan segala bentuk penghargaan diri itu. Dia bukan bahan bakarku yang dapat menyalakan api semangat Juga bukan air yang dapat memadamkannya. Dia, hanya.. Orang lain. Biasa. Seperti yang lain. Hingga akhirnya.. Aku dapati rasa syukur dari segala perasaan tidak menyenangkan; Semua pengharapan bermuara pada-Nya. === Di pagi hari, memasuki April..