Hari ke-15

Halo! saya kembali.

Bismillah
Maaf saya kembali hanya pada saat saya membutuhkan ruang untuk menumpahkan apa yang saya pikirkan dan rasakan. 

Kali ini saya kembali karena memiliki gunungan rasa rindu kepada seseorang.
Saya ngga pernah mengira sebelumnya kalau berpisah dengan seseorang ini akan begitu menyiksa. Kerinduan ini lebih menyiksa dibanding kerepotan yang kualami selama solo-parenting dan mengerjakan semua pekerjaan rumah.

Saya ngga pernah menyangka bahwa segala hal mengesalkan yang terjadi di keseharian masih tidak apa-apa dibanding harus berpisah dengannya.

Tentu Allah sudah menyiapkan skenario ini sejak lama agar kami belajar banyak hal. Berpisah sementara memberi kami arti kehadiran yang utuh; betapa berbalas senyum tanpa sekat layar, berbicara tanpa durasi waktu, dan banyak lainnya adalah sebuah nikmat. 

Semoga Allah mudahkan bagi kami menjalani hari-hari tanpa bersisian ini, Allah beri kami ketenangan dalam kesunyian malam dan keramaian siang, Allah tetapkan pahala kesabaran untuk kami, Allah izinkan kami berkumpul kembali, menjalin kasih, meniti jalan ibadah bersama sebagai pasangan dan sebagai orangtua.


Ya Allah izinkan kami menua bersama dalam bahagia dan 
ketaatan kepada-Mu..



Hari ke-15

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TAO, apa sih TAO?

jikoshoukai die Bekanntschaft

Teruntuk adik-adik 2016